Dapurgo: Usaha Katering Online, Revolusi Digital di Bidang F&B

Tampilan Aplikasi Dapurgo
Tampilan Aplikasi Dapurgo dalam bentuk Website dan Mobile

Tak bisa dipungkiri Digitalisasi di Indonesia mulai merambah di segala aspek kehidupan. Tak terkecuali di bidang F&B. 

Dapurgo merupakan startup dengan melakukan revolusi di bidang F&B yang digagas oleh Pirli Wahyu dan Eka Setya dalam menciptakan service katering online untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat tanpa harus repot dalam urusan makan. 

Bermula dari katering konvensional pada tahun 2018, dengan lokasi operasional di Wilayah Yogyakarta, saat ini Dapurgo mulai melebarkan sayapnya dengan merambah ke dunia digital. Dan Dapurgo berhasil membuktikannya dengan diterima dengan baik oleh masyarakat.

Alasan Terciptanya Bisnis Katering Online

Lebih dari 55jt orang tinggal terpisah dari keluarga mereka untuk bersekolah maupun bekerja. Ditengah kesibukannya, mereka tidak dapat mengurus diri mereka sendiri dengan baik. Terutama perihal makan.

Makan merupakan kebutuhan pokok yang sangat berperan penting bagi kehidupan kita sehari-hari, namun terkadang kita tidak menyadari bahwa urusan makan menjadi permasalahan tersendiri.

Seringkali kita melupakan makan karena banyaknya pekerjaan yang harus kita kerjaan. Tak bisa dipungkiri juga, sering kali kita merasa bingung dalam menentukan apa yag akan kita makan.

Ditambah dengan menu makanan yang kita temui di lingkungan sekitar tempat tinggal kita yang menyediakan menu itu-itu saja, acap kali membuat kita merasa bosan.

Belum lagi kita harus mengeluarkan waktu dan biaya untuk ongkos kirim maupun biaya lainnya yang tanpa sadar membuat kita menjadi boros.

Itulah mengapa Dapurgo mencoba membantu para pekerja, maupun indekos untuk membantu mereka dalam menghidangkan makanan secara totalitas dan kami memikirkan setiap permasalahan yang ada dengan memprioritaskan hal yang paling penting.

“Kami sadar saat ini sudah banyak kompetitor sehingga peta persaingan di Industri ini cukup ketat. Namun yang membedakan kami dengan yang lainnya adalah affordability dan quality. Karena kami mencoba memberikan makanan terbaik dengan harga yang tetap ekonomis kepada kalangan mahasiswa, karyawan kantoran, maupun indekos. Kami juga berupaya memberikan customer experience yang baik, dengan memilih membangun dapur dan memiliki kuasa penuh terhadap kualitas makanan yang disajikan,” terang Pirli.

Digitalisasi untuk Memudahkan Pengguna

Dapurgo mulai terjun ke dunia digitalisasi dengan meluncurkan website sendiri. Disana memuat informasi seputar menu, customer service, hingga promo-promo menarik yang sedang berlaku, Terdapat beberapa pilihan produk seperti catering reguler, catering sehat, camilan, dan dapurmart. 

“Saat ini kami sedang meningkatkan pelayanan dengan mengeluarkan fitur baru yaitu fitur Dapurkas dimana dapat digunakan sebagai metode pembayaran, menyimpan pengembalian dana, dan juga membayar biaya langganan berikutnya. Harapannya supaya pelanggan kami tidak kesulitan dalam melakukan pembayaran” tutur Pirli.

Dengan mengutamakan kepuasan pelanggan, Dapurgo memilih untuk membangun dapur sendiri dengan menerapkan menu yang berganti setiap harinya. Selain itu, mereka memilih menggunakan pengantaran sendiri dan untuk menjamin makanan sampai dalam keadaan fresh dan tepat waktu. 

“Kami selalu memperhatikan kualitas makanan serta ketepatan waktu pengantaran. Karena kami ingin memberikan service yang optimal bagi para pengguna”

Bagaimana Eksistensi Dapurgo Kedepan?

Budaya masyarakat kita saat ini terhadap makanan sudah sangat berbeda. Karena terciptanya behavior beberapa waktu belakangan ini, Mereka cenderung lebih percaya dan lebih senang menggunakan sistem pemesanan online karena dianggap lebih mudah dan praktis. 

Ditambah dengan beberapa pilihan metode pembayaran yang tentu akan menjadi salah satu keunggulan tersendiri dalam berinteraksi. 

Selain itu, Tren yang terjadi belakangan ini secara tidak sadar mengharuskan kita melakukan segala bentuk interaksi menggunakan digital. Dan mereka mulai meninggalkan prilaku konvensional.

Dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap F&B berbasis teknologi, Dapurgo mampu bertahan bahkan mampu bersaing di tengah kondisi saat ini.

Share this post